Manusia Dibandingkan Alam Sangat Kecil, Apa Lagi yg Kau Cari Palupi?

20 April 2020 | 10:01 am | Dilihat : 152

Apa yang saya saksikan di alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh. Hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan rendah hati  (Albert Einstain).

Kini manusia sedang menghadapi Corona Virus, micro organisme yg mampu menginfeksi dan memporak porandakan tatanan di dunia.Oleh karenanya mari kita merendah karena manusia tidak faham dengan rahasia alam menyeluruh.

Alam, manusia dan segala sesuatu di jagad raya bisa hidup damai selama kita terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dengan hati yg bersih, berfikir dan berbuat baik kepada sesama, juga perlakukan alam dgn semestinya

Apakah masih tidak jelas ujian ini? Beberapa gelintir manusia tetap tidak peduli, masih sibuk dengan emosi serta ambisi masing-masing terbutakan di dunia yg fana ini....Semoga Allah mengampuni dan memberi jalan terang kepada mereka yg masih tersesat, melelehkan hati yang membeku... Aamiin, PRAY.

Secuil kisah :

Empat tahun yg lalu 20 April 2016, betapa nikmatnya pagi hari minum teh di Club House lapangan golf.

Tapi 20 April 2020, teh itu makin hambar dengan ancaman covid, jelas tidak bisa golf. Agar kita selamat, isolasi diri, mulut, hidung disumbat dengan masker... berkaca mata, desinfektan, cuci tangan, hindari silaturahmi, bahkan silaturahim .. Itu semua bagian rutinitas hidup agar tidak terinfeksi.Tidak nyaman pasti, tapi kita harus sabar karena benar kita tidak faham secara menyeluruh apa yg sedang terjadi. OMG, PRAY Old Soldier.

Penulis : Prayitno Wongsodidjojo Ramelan, www.ramalanintelijen.net

This entry was posted in Sosbud, Umum. Bookmark the permalink.