Informasi Terakhir Pemilu Legislatif

8 April 2009 | 8:00 am | Dilihat : 46

Setelah beberapa lembaga survei merilis hasil survei tentang kemungkinan perolehan suara parpol dalam pemilu legislatif yang akan digelar kamis (9/4), kini Lingkaran Survei Indonesia merilis sebuah hasil survei terakhir pileg. Selasa (7/4) Denny JA, Direktur Eksekutif LSI menyebutkan kalau Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Golongan Karya berpeluang besar menang pada Pemilu 9 April 2009. Dikatakannya bahwa survei menunjukkan tiga partai besar tersebut mampu mendapat dukungan lebih dari 12 persen responden.

Hasil survei LSI juga menunjukkan hanya 8 hingga 11 parpol yang mendapat dukungan lebih dari 2,5 persen. Urutannya adalah Partai Demokrat, PDIP, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Gerindra dan Hanura. Sebanyak 27 hingga 30 partai kecil lainnya akan gagal mendapatkan dukungan suara ambang batas karena hanya dipilih kurang 2,5 persen responden. Selain itu masih terdapat 21% pemilih yang belum menentukan pilihannya.

Denny mengkritik beberapa lembaga survei yang dinilai terlalu ceroboh melihat pemilu legislatif hanya dengan satu variabel saja, yaitu aspek partai politik. “Padahal ada empat variable dalam pemilu legisaltif, yaitu pilih caleg, pilih partai, dan pilih caleg atau partai, dan golput,” jelas Denny. Lembaga-lembaga survei hanya mengukur variable dukungan terhadap partai. Variable penting yang harus diukur juga adalah dukungan terhadap calon anggota legislatif. Jadi orang tidak memilih partai tapi pilih caleg, sebanyak 30% pemilih melakukan hal ini. Ketiga, golput ada sekitar 30-40%. Kalau golput menimpa partai tertentu maka partai itu jelas akan dirugikan. Keempat, program BLT menyentuh 18 juta kepala keluarga. Kalau dikalikan tiga atau empat anggota keluarga, itu bisa mencapai 40% total pemilih.

Lembaga survei selama ini  yaitu tidak mengukur caleg. Karena juga mustahil caleg ini diukur secara nasional. pada satu dapil ada sekitar 200 caleg. Ada 77 dapil atau ada sekitar belasan ribu caleg yang harus dikerjakan survei itu. Terdapat sebanyak 30% (pemilih yang pilih caleg) yang tidak di survei. Selain itu juga yang kurang diukur adalah potensi golput. Survei tidak tahu apakah ini akan menimpa di Partai Demokrat, PDIP, atau Partai Golkar.

Denny  memprediksi jumlah partai yang mengisi DPR 2009-2014 akan berkurang drastis jika dibanding DPR 2004-2009. Di tahun 2004, terdapat 16 parpol yang ada di DPR, namun periode 2009-2014 diprediksi hanya 8-11 parpol saja yang mendapatkan suara ambang batas minimal 2,5 persen sesuai pilihan responden.

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia merupakan informasi terakhir dan "teranyar" dari rangkaian informasi pemilu legislatif yang akan digelar besok hari kamis (9/4). Perkiraan parpol yang akan mungkin berkiprah (lolos ambang batas minimal) kelihatannya sama dengan lembaga survei lainnya yaitu Partai Demokrat, PDIP, Golkar, PKS, PPP, PAN, PKB, Gerindra dan Hanura. Dalam tiga hari terakhir maka pemilih mengambang yang jumlahnya mencapai 21% akan sangat menentukan perolehan suara masing-masing partai. Ternyata peran dari caleg yang berjumlah 30% terlihat akan menjadi salah satu penentu. Bagi Partai Demokrat, keuntungan psikologis dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menyentuh 18 juta jiwa jelas merupakan point tambahan tersendiri, karena pemerintah kini identik dengan Partai Demokrat.

Demikian informasi terakhir dari pemilu yang akan kita laksanakan besok pagi, tidak ada hal yang lebih penting pada pemilu tersebut selain kita mohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, semoga kegiatan penting dan besar ini dapat terlaksana dengan aman dan sukses. Selain itu besok tanggal 9 April 2009 juga merupakan Hari Ulang Tahun TNI Angkatan Udara yang ke-53. Selamat melaksanakan Pemilu, dan juga Selamat dan Dirgahayu TNI AU.

PRAYITNO RAMELAN,Guest Blogger Kompasiana.

Sumber : http://umum.kompasiana.com/2009/04/08/informasi-terakhir-pemilu-legislatif/ (Dibaca: 778 kali)

This entry was posted in Politik. Bookmark the permalink.