Nazaruddin Ditangkap Di Kolombia

8 August 2011 | 3:26 pm | Dilihat : 860

Menko Polhukkam Djoko Suyanto,  Senin 8 Agustus 2011 Istana Negara mengumumkan bawa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin semalam telah ditangkap di Kolombia, Amerika Latin. Menurut Djoko, Nazaruddin ditangkap tadi malam, hari Minggu, 7 Agustus 2011 sekitar pukul 21.00 WIB di Kota Cartagena, Kolombia.

"Semalam lewat Kemenlu dari Dubes di Kolombia, bahwa telah diterima seseorang ditangkap yang dicurigai sebagai Nazaruddin oleh Interpol," katanya. Selanjutnya dikatakan bahwa penangkapan ini atas kerjasama Interpol, KPK, Imigrasi, dan Kementerian Luar Negeri. "Sementara ini hasil dari penyelidikan di Katargena, identik dengan yang disebut  Nazaruddin."

Saat ditangkap, menurut Djoko, "Yang bersangkutan menggunakan paspor M Syahruddin dengan foto dan identitas palsu." Dalam proses pemulangan, Nazaruddin kemudian dibawa ke Bogotta, ibukota Kolumbia.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung memberikan pesan kepada Duta Besar RI untuk Kolombia, melalui Menkopolhukkam "Agar disampaikan kepada Dubes RI, agar keselamatan yang bersangkutan dijaga seketat-ketatnya."

Djoko menegaskan, Presiden SBY meminta jajaran penegak hukum menjaga agar Nazaruddin bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat. Kabar penangkapan Nazaruddin ini sudah diterima Presiden SBY. Kapan Presiden SBY mendapat laporan penangkapan Nazaruddin? "Dilaporkan oleh Dubes sekitar jam 21 sampai 22 WIB. Tertangkapnya kami tidak tahu," kata Djoko Suyanto.

Nah, kini kita tunggu kedatangan orang yang telah membuat geger Indonesia, orang yang mungkin akan membuka semua masalah atau bahkan menjadi bungkam. Yang jelas, seperti pesan Presiden SBY, Nazaruddin kini menjadi orang yang demikian penting yang diminati, mereka yang berniat baik ataupun oleh mereka yang buruk. Kemanannya menjadi taruhan dari aparat keamanan. Sebaiknya pada saat masuk wilayah, dilakukan silent operation. Sehingga sulit diintimidasi ataupun tersentuh oleh cleaner.

Rupanya betul informasi yang disampaikan oleh Amir Syamsudin kepada pers, dan informasi Pak Pentolan Parpol yang disampaikan ke penulis, baca artikel penulis  "Bisik-Bisik Tentang Nazar Dan Demokrat" , ( http://ramalanintelijen.net/?p=3664 ) bahwa Nazaruddin bersembunyi di salah satu negara Amerika Latin.

Kita ucapkan selamat kepada aparat keamanan yang telah berhasil menangkap buronan interpol tersebut.Keraguan akan kredibilitas dan kemampuan terbayar sudah, akan lebih lengkap apabila nanti Nazar sudah menjawab pertanyaan penyidik dan memberikan bukti-bukti tentang apa yang selama ini disampaikan melalui media. Prayitno Ramelan ( http://ramalanintelijen.net )

 
This entry was posted in Hankam. Bookmark the permalink.