Kaitan AS Dengan Kombinasi 911, 811 dan 411

10 November 2016 | 8:01 am | Dilihat : 4975

DEMO-411-620x330

Solidaritas Muslim Yang Mencengangkan, di Bundaran Patung Kuda Jakarta (Foto : detik.news)

Intelijen menganalisis sebuah peristiwa dari segala sisi yang komprehensif, dikenal dengan kegiatan pulbaket dan analisis sembilan komponen intelstrat, yang mengaitkan kasus-kasus taktis. Nah, dalam sebuah serangan clandestine maka analis harus membaca tidak hanya apa yang tersurat tetapi yang tersirat. Yang tersirat hanya bisa dibaca dengan pisau bedah serta disiplin ilmu tertentu.

Dalam sebuah peristiwa maka signal itu bisa merupakan sebuah pesan, ancaman terselubung yang seharusnya terbaca oleh badan intelijen negara yang menjadi target. Aneh dan menarik, tapi inilah dunia intelijen, dimana sense hanya dimiliki  oleh mereka yang sudah lengkap mengikuti pendidikan, pengalaman bertugas dan sudah pada tataran sebagai analis intelijen.

Penulis saat mengamati tiga kombinasi angka menarik yang merupakan variasi dari the art of impossible dan kemudian menjadi the art of possible, yaitu peristiwa yang ada kaitannya dengan angka 911, 811 dan 411. Kombinasinya jelas tetapi ada bagian yang tidak terbuka karena sengaja disembunyikan oleh principle agent.

Serangan Teror ke AS, Nine One One (9/11)

Peristiwa serangan yang dirancang jaringan kelompok Al-Qaeda ke mainland Amerika Serikat dikenal dengan peristiwa Nine One One (911), karena dilakukan pada tanggal 11 September 2001. Teror spektakuler 9/11 yang dilakukan 19 orang dari kelompok pelaku bunuh diri dengan membajak empat pesawat  di AS. Serangan berhasil meruntuhkan gedung kembar WTC di New York dan menyerang Markas Pentagon. Dari empat pesawat penyerang, hanya tiga yang sukses, sementara rencana penyerangan ke Washington DC gagal dan pesawat jatuh sebelum sampai ke sasaran.

9.11-pics

Teror berupa serangan ke WTC New York tanggal 9 September 2001, Simbol kejayaan ekonomi AS Runtuh (Foto : socialbuzz)

Warga dan pemerintah AS menangis dan marah dengan serangan yang menelan korban lebih dari 3.000 jiwa itu, dan dimulailah operasi kontra teror untuk mengejar siapa yang berada dibalik itu semua. Dalam meneliti aksi teror maupun kontra teror,  hanya bisa dilakukan dengan disiplin ilmu intelijen, karena disitulah teror sebagai sebuah mazhab ideologis bermukim menjadi bagian (sarana) dari fungsi intelijen penggalangan (conditioning).

Pemerintah Arab Saudi diduga berperan dalam serangan teror pada 11 September 2001.Dugaan ini muncul setelah seorang aktivis, Brian McGlinchey, membuka dan mengunggah isi "Document 17" beserta detailnya melalui internet pertengahan April 2016. Document 17 adalah hasil pemeriksaan dua investigator AS yang mengkaji kemungkinan keterlibatan Arab Saudi dalam serangan paling mematikan dalam sejarah terorisme di AS itu. Diketahui, 15 dari 19 pelaku serangan 9/11 berasal dari Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi mengancam akan menarik dana sekitar Rp 9.800 triliun, jika Kongres AS meloloskan RUU yang membuka kemungkinan bagi korban serangan 9/11 untuk mengajukan tuntutan hukum kepada Kerajaan Arab Saudi. Seorang hakim di Amerika Serikat membebaskan Arab Saudi dari posisi terdakwa dalam tuntutan hukum keluarga korban serangan 11 September 2011. Hakim George Daniels menyatakan tak cukup bukti yang bisa mengaitkan negara itu dengan serangan yang menewaskan lebih dari 3.000 orang di New York.

Ilmu intelijen strategis  menilai sebuah kasus saat bermain dalam dunia politik, nafas gerakannya dikenal sebagai "the art of possible", dimana kepentingan menjadi muara dari segala gerakan. Selama kepentingannya sama, semua bisa diatur. Tetapi apabila kepentingan berbeda semua bisa saling bermusuhan. Sementara di sisi lain, dalam dunia terorisme, nafasnya gerakannya adalah "the art of impossible". Sebelum kasus 911, tak seorangpun pernah berpikir akan ada segelintir orang yang nekat menerbangkan dan menubrukan pesawat ke WTC hingga runtuh. Semua pihak awalnya akan berpikir "impossible", tapi nyatanya "possible".

Pertanyaan tersisa, dengan kecanggihan badan intelijen yang demikian mumpuni, mengapa sistem pertahanan dan counter intelligence AS dapat ditembus?. Kesimpulan pemerintah AS, yang bertanggung jawab adalah Al Qaeda dibawah kepemimpinan Osama bin Laden. Tetapi kelanjutan peristiwa tersebut merupakan peristiwa politik, hingga AS menyerang dan kemudian menginvasi Afghanistan dan kemudian Irak.

CIA2

Logo Badan Intelijen AS, CIA ada dimana-mana  (Foto : SOFREP)

Serangan ke Malaysia , Eight One One (811)

Sabtu tanggal 8 Maret 2014 dini hari, maskapai Malaysia Airlines menyatakan bahwa pesawat dengan nomor penerbangan MH370, rute Kuala Lumpur-Beijing hilang kontak dengan Subang Air Traffic Control pada Sabtu (8/3), pukul 02.40 waktu setempat , Sabtu (8/3/2014). Apa yang terjadi setelah pesawat dinyatakan hilang? Yang muncul adalah keresahan, karena tidak muncul kejelasan terhadap peristiwa tersebut. Nampak para pejabat di Malaysia sangat terkejut dan menjadi gagap menghadapi minimnya informasi yang jelas.

Bahkan informasi militerpun tidak dapat memastikan bahwa yang terlacak (Lasa 'X') adalah MH370. Pernyataan dari berbagai pejabat membuat sekitar 13 negara yang warganya on board pada pesawat itu menjadi resah, khususnya pihak keluarga. Otoritas SAR dan pemerintah Malaysia tidak mampu memastikan dengan cepat dimana posisi pesawat dan apakah crash ataukah meledak di udara.

MH370 diketahui pada pukul 01:21 mematikan transponder, pada pukul 01:30-02:15 dilaporkan tertangkap oleh dua Air Defence Radar (Radar Militer Malaysia dan Thailand) telah berbelok kearah Barat, kemudian ke Utara dan terakhir kearah Barat Daya, terakhir ditangkap radar pada pukul 02:15. Setelah itu, pergerakannya hanya merupakan pantauan Inmarsat, tanpa diketahui kecepatan, ketinggian dan arah yang pasti. Seperti diumumkan oleh PM Najib Razak, pesawat berakhir di Samudera Hindia.

Dalam peristiwa hilangnya MH370, apabila diperhatikan ada angka khusus yaitu Eight One One (811). Dari mana angka tersebut? Apabila diperhatikan, pesawat yang take off dari Kuala Lumpur pada pukul 00:41 (LT), menurut laporan dari Satelit Inmarsat, pesawat masih mengeluarkan "Ping" yang berasal dari engine, terakhir adalah pukul 08:11. Seharusnya pesawat tersebut mengirim ping kembali pada 09:15, tetapi tidak muncul.

a-woman-writes-a-message-on-a-dedication-board-for-the-victims-of-the-

Dua kasus misteri Serangan Proxy kepada Malaysia Airlines MH370 dan MH17 (Foto : international business times)

Apakah angka 811 merupakan sebuah signal? Dapat iya dapat tidak tergantung meyakininya. Angka tersebut adalah angka ping terakhir MH370 yang ditangkap Inmarsat. Menurut para ahli penerbangan, ping akan tetap dikirim secara konstan selama generator dari engine hidup. Pertanyaannya, apakah pilot tersebut sengaja shut down engine pada pukul 08:11? Mungkin saja, karena Boeing 777 bisa gliding (melayang) apabila engine mati.

Apakah angka 8:11 itu penting? Amerika Serikat serta media menyebut peristiwa menggemparkan dan mengerikan yang meruntuhkan WTC pada 11 September 2001 sebagai peristiwa 911. Apakah kini si pembajak mendapat instruksi mematikan engine pada 811 dengan maksud tertentu? Angka ini memang nampaknya seperti kebetulan, tetapi dalam sebuah serangan teror, para analis intelijen selalu memperhatikan signal-signal khusus, untuk mengantisipasi serangan masa depan.

Penulis pernah membukukan kasus teror ini dengan judul Misteri MH370, dimana dalam analisis selanjutnya seperti penulis perkirakan ada rangkaian-rangkaian kejadian di Malaysia dengan target menurunkan PM Najib. Rangkaian tersebut adalah raibnya MH370, ditembak jatuhnya MH17 di udara Ukraina yang tidak jelas siapa pelakunya, tejadinya demontrasi kepada PM Najib dan terakhir dibongkarnya tuduhan korupsi yang mengaitkan PM Najib.

pm njb

PM Malaysia Najib Abdul Razak Yang terur mendapat serangan setelah di demo kemudian dibongkar tuduhan korupsi (Foto : shainginfoz)

Rangkaian kasus-kasus tersebut menurut pendapat penulis adalah sebuah operasi penggalangan untuk menurunkan PM Malaysia Najib.  Mestinya Malaysia waspada dengan signal 811 yang menurut penulis bukan sebuah kebetulan, tetapi ada seting khusus. Operasi penggalangan yang kini dikenal sebagai proxy war sangat besar terkait kebijakan Najib dengan kawasan Laut China Selatan serta hubungannya dengan China. Najib dalam kaitan geopolitik jauh lebih condong ke China. Pertanyaan yang tersisa apakah kasus-kasus tersebut terkait dengan AS? Dalam proxy jelas sulit untuk pembuktiannya, karena ini operasi clandestine.

Demontrasi Empat November 2016, Four One One (411)

Demo besar-besaran yang  dilaksanakan gabungan umat Islam dari beberapa ormas serta perhimpunan organisasi Islam  setelah sholat Jumat di Istiqlal Jumat (4/11/2016) terlihat demikian mencengangkan. Jumlah pendemo diperkirakan mencapai jumlah diatas satu juta orang. Mereka berjalan dengan tertib melakukan long march ke Istana Presiden dan sebagian besar memenuhi bundaran patung kuda Indosat. Demo oleh elemen-elemen masyarakat tersebut merupakan kelanjutan dari demo Jumat (14/10/2016) di Balaikota Jakarta. Pendemo menuntut Polri menangkap dan memroses Gubernur DKI Ahok yang dituduh menistakan agama Islam.

fpi tangkap ahok

Aksi unjuk rasa GNPF menuntut AHOK lengser dan diproses (Foto : beritasatu)

Selain FPI sebagai penjuru, gabungan aksi  dinamakan GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI) yang dipimpin oleh Habib Riziek melakukan audiensi kepada Fadli Zon (wakil Ketua DPR RI/Korpolkam Gerindra) serta Fahri Hamzah dari PKS, kedua tokoh itu menyatakan akan ikut berunjuk rasa. GNPF diantaranya terdiri  dari ormas FPI, FUI, Umat Islam Bersatu, FORSAP-FUII, Serikat Tani Islam Indonesia, DPP Hidayatullah, CSIR Jakarta, MMI, YPI As Syabriyah, BKSPPI, DDII.

Apabila dilihat di permukaan, itulah aksi solidaritas umat muslim selain di Jakarta juga terjadi di beberapa kota besar lainnya. Apakah benar bahwa FPI sebagai ormas aliran keras mampu mengumpulkan demikian banyak umat muslim? Diketahui ada dari kelompok radikal, konservatif dan moderat. Lantas siapa yang membiayai gerakan massa tersebut dengan jumlah spektakuler? Yang mengurus transportasi dan memberi makan. Jelas ada organizer yang sangat kuat dibelakang ini semua.  Mantan Presiden SBY membuat pernyataan di media, terlihat sangat marah, karena diberitakan membiayai aksi demo tersebut.

Secara logika dan wajar memang bahwa Agus Harimurti Yudhoyono dan Anis sebagai kompetitor akan diuntungkan apabila Ahok ditetapkan sebagai tersangka dan tidak boleh lanjut.  Elektabilitas Ahok hingga sebelum demo  masih kuat dan sulit dikalahkan. Apakah di jaman keterbukaan ini SBY berani melakukan tindakan tidak terpuji untuk memenangkan persaingan anaknya? Menurutnya ada intelligence failure dari Badan Intelijen Negara yang memberi laporan ke presiden. Memang konsultan intelijen presiden membuat analisis intelijen, tapi entah bagaimana Pak SBY mengetahuinya. Semestinya menurut penulis, kalau itu hanya isu ya dibiarkan saja, tidak perlu ditanggapi.

Nah, selain itu penulis mempertanyakan, mengapa Ahok yang bukan muslim berani mengungkapkan  surat Al Maidah? Apakah senaif itu sang Gubernur? Aa dia tidak tahu itu titik yang sangat rawan?  Atau ada infiltrasi di inner circle yang memengaruhinya? Kini Ahok sudah menjadi target dan dia dengan kekeliruannya menjadi momentum gerakan dengan tuduhan penistaan agama, penghinaan terhadap ulama dan Al Quran. Ahok kini menjadi sosok yang menyulitkan pemerintah.

popup

John Brennan, Direktur CIA, Penasihat Utama Presiden, Kontra Teror Gedung Putih Sedang memberikan Briefing Kepada Presiden Barack Obama (Foto : NYT)

Disamping informasi tersebut, ada informasi intelijen tentang datangnya John Brennan (Direktur CIA) ke Jakarta sebelum terjadinya aksi demo. Menjadi sebuah pertanyaan ada apa Brennan hanya satu malam (Minggu malam) di Jakarta Senin pagi sudah take off. Dia tidak beraudiensi ke Kepala BIN atau Presiden? Menurut informasi, AS khawatir dengan perkembangan situasi di Indonesia dan khawatir Indonesia pecah seperti Suriah.

Jelas AS membutuhkan negara-negara di kawasan sekitar Laut China Selatan tetap solid bersatu dan tidak terjadi pecah karena konflik. Tentang kepemimpinan jelas AS menginginkan Indonesia menjadi mitranya. Sedang secara sepintaspun terlihat pemerintah Indonesia lebih dekat ke China dibandingkan ke AS. Ini sebuah masalah besar dalam potensi konflik di LCS. Yang perlu dimonitor intelijen negara, seberapa besar kemungkinan perkembangan politik kawasan LCS dengan menangnya capres Partai Republik Donald Trump. Penulis akan mengulas tersendiri.

Pentingnya Indonesia Bagi Amerika

(Baca artikel penulis : salah bersikap terkait lcs bisa membuat presiden jokowi turun sebelum 2019)

Amerika Serikat  secara tegas menyatakan bahwa kawasan Laut China Selatan merupakan daerah yang tidak benar  apabila hanya dikuasai oleh China. Sikap AS itu tercermin dari pernyataan Presiden Barack Obama pada saat melakukan  kunjungan kenegaraan ke Jepang tanggal 14 November 2009. Obama  menegaskan pandangannya  terhadap masa depan kawasan Asia Pasifik serta konsep kemitraan dengan beberapa negara-negara yang ada di sekitarnya.

laut china selatan peta

Wilayah Laut China Selatan dimana China Makin Berulah dengan Claim (Foto: wall street journal)

Menurut Obama, di kawasan Asia Pasifik, ekonomi yang terkendali telah digantikan dengan pasar terbuka. Kediktatoran berubah menjadi demokrasi. Standar kehidupan meningkat sementara kemiskinan berkurang. Dan lewat perubahan-perubahan ini, keberuntungan Amerika dan Asia Pasifik semakin erat dan terkait.

Amerika punya kepentingan dalam masa depan di Asia Pasifik, karena apa yang terjadi mempunyai pengaruh langsung pada kehidupan mereka.  Dikatakan oleh Obama, "Disinilah kami terlibat dalam sebagian besar perdagangan kami dan membeli kebanyakan barang-barang kebutuhan kami. Dan disini pula kami bisa mengekspor lebih banyak produk kami dan dalam prosesnya menciptakan lapangan pekerjaan di tanah air. Ini merupakan tempat dimana resiko perolehan senjata nuklir mengancam keamanan dari dunia dan dimana para ekstremis yang menyalah gunakan sebuah agama besar merencanakan serangan di kedua benua kita."

Dalam menghadapi tantangan di kawasan Asia Pasifik, khususnya di Laut China Selatan, Amerika akan memperkuat persekutuan-persekutuan lamanya  dengan Jepang, Korea Selatan, Australia, Thailand dan Filipina. Sementara dua negara lain yang dinilai penting oleh   AS adalah Malaysia dan Indonesia sebagai mitra baru.  Keduanya dinilai sefaham karena menganut faham demokrasi dan juga semakin baik dalam mengembangkan perekonomiannya.

south_china_sea_2

Komposisi negera-negara di kawasa aut Chine Selatan (Foto : zoom in korea)

Dalam konsep tersebut terlihat bahwa Amerika sedang berusaha menata sekutunya di kawasan Asia Pasifik dalam persiapan mengatasi  ambisi China yang demikian besar di LCS. Dari pembangunan strategi kekuatan, AS merasa nyaman bersekutu dengan lima negara.   Presiden Obama menilai Indonesia pantas ditempatkan pada posisi tersebut dengan pertimbangan  baik dari posisi dan ukuran   geografis maupun pertimbangan sejarah. Obama menyatakan sangat banyak kepentingan Amerika Serikat terhadap Indonesia, sehingga AS memiliki keinginan  menjadi mitra strategis dengan Indonesia.

Dalam menghadapi perkembangan situasi di kawasan LCS, sikap Indonesia terlihat dari pernyataan Presiden Jokowi  saat berpidato di Brookings Institution dalam rangkaian kunjungannya ke  AS, Selasa (27/10/2015). Jokowi menyatakan bahwa Indonesia bukanlah bagian dari konflik di LCS.  Jadi jelas Indonesia tidak bisa bersama-sama dengan AS dan sekutunya, namun juga Indonesia tetap menyatakan tidak terlalu dekat Beijing. Jokowi menekankan bahwa hubungan Indonesia dengan China hanya sebatas dalam konteks kepentingan perdagangan.

Dari kondisi yang berlaku, beberapa pengamat Barat menilai bahwa  AS dan Indonesia mungkin tidak selalu melihat isu-isu regional dengan cara yang sama, tetapi kepemimpinan yang  baik nilainya sangat penting untuk menjaga tatanan internasional liberal di wilayah tersebut.

Dengan demikian maka disimpulkan  bahwa ketegangan di kawasan LCS adalah kepentingan beberapa negara dalam  memperebutkan akses dan kendali atas tiga kepentingan  utama di sepanjang rute pelayaran antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, yaitu  jalur pelayaran, pasar regional  dan sumber daya alam. Jalur SLOC (Sea Lane of Communication)  di LCS merupakan jalur mati hidup beberapa negara, termasuk AS, Jepang serta sekutu-sekutu  lainnya. Oleh karena itu kawasan harus tetap terbuka sesuai dengan UCLOS 200 mil laut, Exclusive Economic Zone yang disepakati PBB.

393491-chinamissiles-09

Militer China Sudah Mampu membuat Rudal Balistik (Foto : zeenews)

China mengklaim hampir semua dari kawasan Laut China Selatan dengan klaim atas keseluruhan Kepulauan Spratly dan menempatkan pasukan militernya di beberapa pulau. Konflik LCS bisa membahayakan Indonesia. Yang menjadi target adalah decesion maker (Presiden Jokowi), yang bukan tidak mungkin akan menjadi target utama seperti PM Najib. Siapa penyerangnya pasti tidak jelas karena operasi akan bersifat tertutup dan menggunakan asimetris war system.

Kita lihat  kini mulai  muncul indikasi tersebut, berupa unjuk rasa yang semakin besar dan harus melibatkan keputusan presiden. Bukan tidak mungkin kemudian akan muncul kasus-kasus khusus lainnya seperti gangguan stabilitas keamanan, tekanan ekonomi atau juga serangan langsung terhadap citra dan kredibilitas presiden. Jangan diabaikan dalam proksi, bisa saja pihak ketiga yang disewa adalah kelompok teroris. Kekuatan Jokowi yang utama adalah masalah integritas, ini bisa menjadi kerawanan utamanya apabila terdapat celah. Apabila ini terjadi menurut penulis, maka Jokowi akan berada pada posisi bahaya dan bisa dijatuhkan lawan politiknya sebelum dia menyelesaikan masa kepemimpinannya  hingga 2019. Dalam sebuah perang asimetris (proxy war), tidak semuanya terang benderang, justru yang berbahaya adalah sesuatu yang gelap karena kita sulit membacanya, tetapi itu ada.

Analisis dan Kesimpulan

Dari beberapa informasi tersebut diatas, terlihat bahwa ketiga kombinasi angka dengan penutup One-One merupakan kejadian politik di tiga negara, Amerika, Malaysia dan Indonesia. Peristiwa 911, Amerika merasakan serangan teror yang menyebabkan jatuhnya demikian banyak korban jiwa di negaranya. Yang terjadi kemudian, AS menginvasi Afghanistan dan kemudian Irak. Presiden Bush dalam pernyataan di akhir jabatannya mengatakan bahwa hal yang paling disesalinya adalah mempercayai  informasi intelijen bahwa terdapat Senjata Pemusnah Massal (SPM) di Irak, yang ternyata tidak ditemukan. Kemudian dia memutuskan menginvasi Irak. Irak hingga kini terus menjadi negara yang carut marut terlibat dalam perang menghadapi kelompok terorisme  Islamic State.

Dalam peristiwa yang penulis sebut signal 811, intelijen Malaysia mestinya saat itu bisa membaca bahwa kebijakan PM Najib terkait LCS  telah membahayakan keamanan maupun kepentingan lainnya dari Malaysia.  Malaysia mengalami beberapa serangan proxy sehingga ratusan jiwa mejadi korban. Kemudian terjadi serangan terhadap masalah kepemimpinan dan pribadi PM Najib.

Nah, bagi Indonesia, apakah peristiwa demo 4 November (411) juga sebuah proxy? Penulis melihat dari sisi geopolitik, dimana Indonesia menjadi gadis cantik yang kini diperebutkan dari bidang politik dan ekonomi. Selama kebijakan politik pemerintahan dibawah Presiden Jokowi condong ke satu sisi, maka sisi lain akan melakukan aksi tekanan. China mungkin kini agak bahagia dengan keinginan Indonesia dalam membangun kerjasama, sementara AS nampaknya kini kurang puas dengan keputusan politik Indonesia yang terlalu dekat ke China.

syria graphic02

Suriah yang awalnya rakyat  hanya demo menuntut demokrasi kemudian berubah menjadi demo anti presiden Bashar al Assad, dan akhirnya terjadi proxy war antara kekuatan dukungan Rusia dan kekuatan dukungan AS, perang sudah berjalan belum juga usai lima tahun dengan korban lebih 300.000 jiwa dan 2 juta mengungsi (Foto: Business Insider)

Jadi disimpulkan bahwa para pengunjuk rasa yang tergabung dalam solidaritas muslim GNPF sebaiknya hati-hati dan waspada, jangan sampai aksi dalam membela Islam kemudian ada yang menunggangi dengan tujuan lain. Para spesialis conditioning itu ahli dan mampu melakukan cover dan desepsi. Bukan tidak mungkin pada saatnya nanti di sini akan diciptakan kondisi seperti di Suriah yang awalnya demo, kemudian berubah menjadi konflik, isu di geser  dan perang proksi. Kita semua harus lebih mawas diri dan waspada, jangan tersulut dengan emosi serta provokasi yang terus ditebarkan via sosmed. Mohon dijaga persatuan dan kesatuan.

Ini adalah peristiwa politik, sehingga wajar saja apabila presiden menyebut ada aktor politik dibelakangnya, tanpa menyebut siapanya. Perkara adanya bantahan, ya wajar juga. Tetapi yang perlu diingat, Presiden Jokowi  pemegang hak konstitusi memiliki perangkat lengkap di pemerintahan, siapa bilang polisi (cyber) dan intelijen negara tidak mengerti perkembangan situasi, semuanya terang benderang kalau diam-diam  mereka sadap. Di dunia manapun penyadapan adalah pekerjaan intelijen dalam pulbaket tertutup, jadi jangan keras-keras membantahnya.

jokowi-buka-rapim-tni_663_382

Menghadiri rapat pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2016 di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Presiden Jokowi mengatakan kalau dia mendekati Tiongkok bukan berarti Indonesia akan berkiblat ke negara yang masih menganut paham komunis tersebut. "Apapun strategi itu harus dihitung. Mana yang paling menguntungkan kepentingan nasional kita, tidak ada yang lain," katanya. (Foto : nasional news viva)

Selain itu jangan lupa juga,   Presiden Jokowi  pasti di sadap intelijen AS, Australia dan juga China. Jadi semuanya harus mawas diri, berat kalau melawan negara super power dengan teknologinya yang tinggi. Sebelum target berbicara, penyadap sudah tahu apa keputusan yang akan diambilnya. Kira-kira begitulah.  Salam.

Penulis : Marsda Pur Prayitno Ramelan, Pengamat Intelijen, www.ramalanintelijen.net 

Artikel Terkait :

indonesia harus cerdik menyikapi neokonservatif amerika

menlu hillary clinton bicara soal teror di indonesia

mengapa amerika tidak menyerang suriah

presiden obama intelijen as meremehkan isis mengapa

This entry was posted in Politik. Bookmark the permalink.