Jangan Sepelekan Ancaman Bom Pada KTT Ke-27 Asean di Kuala Lumpur

21 November 2015 | 11:02 am | Dilihat : 380

ASEAN leaders pose for an official picture at the 27th ASEAN summit in Kuala Lumpur

KTT Asean ke -27 di Kuala Lumpur, 21 November 2015 (Foto: Reuters.com)

Sementara masyarakat dunia masih terpengaruh dengan pemboman gaya baru Islamic State di Paris pada Jumat (13/11/2015), kini dalam pertemuan rutin KTT Ke-27 Asean (21-22 November 2015) yang juga dihadiri beberapa negara-negara besar diberitakan diancam bom bunuh diri.

Presiden Jokowi bersama isteri yang mengendarai Boeing 737 kepresidenan tiba di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, sekitar pukul 07.45 WIB atau pukul 08.45 waktu setempat, Sabtu (21/11/2015).  Beberapa menteri ikut mendampingi Jokowi, di antaranya Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Kehadiran Presiden Jokowi disambut oleh PM Malaysia Najib Tun Abdul Razak beserta istrinya Datin Sri Rosmah Mansor. Rencananya akan dilakukan upacara pembukaan KTT ke-27 ASEAN dan dilanjutkan dengan pleno pertemuan. Siang harinya, Jokowi akan mengikuti KTT ke-18 ASEAN-Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pertemuan ini  dihadiri PM RRT Li Keqiang.

U.S. President Obama disembarks from Air Force One at Subang Air Base, on the outskirts of Kuala Lumpur

Presiden Barack Omaba Tiba di KL untuk menghadiri KTT Asia Timur (Foto; reuters.com)

Para pemimpin ASEAN kemudian akan mengadakan pembicaraan tahunan mereka, secara terpisah dan bersama-sama, dengan mitra dialog mereka yaitu Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Rusia dan Amerika Serikat.KTT bersama 18 pemimpin, yang dikenal sebagai KTT Asia Timur pada hari Minggu (22/11/2015). Di antaranya adalah Presiden AS Barack Obama, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan PM Cina Premier Li Keqiang.

Ancaman Bom Bunuh Diri

Pada hari Kamis (19/11/2015), Kepala Polisi Malaysia Khalid Abu Bakar membenarkan adanya informasi ancaman bom bnuh diri yang mengancam KTT tersebut. Dikatakannya, "Ada laporan ancaman teroris dalam waktu dekat di Malaysia. Pada titik ini, saya ingin menggarisbawahi bahwa mereka belum dikonfirmasi." Dalam pernyataan persnya,  Khalid  menanggapi pengungkapan informasi tersebut yang berasal dari  sebuah berita harian online. serta peringatan ancaman terkait  kehadiran pelaku bom bunuh diri, baik Kuala Lumpur maupun di negara bagian Sabah.

Khalid-Abu-Bakar_asean27_600

Kepala Polisi Malaysia Khalid Abu Bakar meningkatkan keamanan KTT setelah adanya ancaman serangan teroris  (Foto : freemalaysia today.com)

Polisi Sabah menyampaikan laporan bahwa laporan intelijen telah terjadi pertemuan di Sulu, Filipina Selatan pada hari Minggu (15/11/2015),"Dihadiri oleh 14 pemimpin dan 50 anggota Abu Sayyaf yang bersenjatakan senapan M16, pistol dan bom." Mereka dilaporkan telah memutuskan yang antara lain,  merekrut lebih banyak anggota dan akan mengirimkan pengikutnya ke Sabah dan Kuala Lumpur. Intelijen menurut harian tersebut mengatakan bahwa Abu Sayyaf dan ISIS sudah memiliki delapan pelaku bom bunuh diri di Sabah dan 10 di Kuala Lumpur. "Pelaku bom bunuh diri ini menjalani pelatihan militer di Suriah, Afghanistan dan Irak, serta siap untuk menerima perintah dari pemimpin mereka untuk memulai serangan / pemboman," demikian menurut harian online.

Malaysia kini ditempatkan pada siaga tingkat tertinggi keamanan dalam rangka pertemuan para pemimpin internasional, mengingat maraknya serangan teror di dunia. Sebelumnya Malaysia telah menangkap tersangka anggota ISIS dan simpatisan dalam seminggu terakhir tetapi dikatakan mereka tidak terkait dengan ancaman  KTT Asean.

Analisis Terkait Ancaman Teror Di KTT Ke-27  Asean

Dalam menyikapi kemungkinan ancaman terhadap KTT Asean ke -27 tersebut, bedah analisis sebaiknya berangkat dari pemahaman dasar tentang terorisme. Karena terorisme terus berkembang, tidak terlepas dari politik dan mengait dalam teori modern yang disebut proxy war. Jadi bisa saja  berbeda aksi teror di sebuah wilayah atau negara dengan aksi di belahan dunia lainnya. Yang perlu dinilai, apa kepentingan di belakangnya.

Terorisme adalah aliran kepercayaan melalui pemaksaan kehendak guna menyuarakan pesan, asas dengan cara melakukan tindakan ilegal yang menjurus kearah kekerasan, kebrutalan dan pembunuhan. Sementara tujuannya untuk melumpuhkan sebuah otoritas kekuasaan, sehingga dapat diterapkan mazab atau kepentingan yang ada di belakangna. Terorisme dekat dengan insurgensi atau gerakan revolusioner yang memiliki struktur walau sering disamarkan.

Nah, seberapa besar ancaman teror KTT-27 Asean ini? Siapa yang akan menjadi target utama? Disini bisa dibagi menjadi beberapa prioritas, yaitu pemerintah Malaysia dibawah PM Najib, kedua negara-negara yang hadir menjadi target, dan ketiga KTT yang mejadi target.

abusayyaf

Kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan (Foto :thejakartapost.com)

Dari informasi intel (menurut Khalid belum dikonfirmasi), perencana serangan saat pertemuan minggu lalu adalah kelompok Abu Sayyaf dan Islamic State. Disini berarti teroris ISIS bisa menjadi bagian, dimana jaring dari Uighur sudah ada yang melakukan infiltrasi ke Thailand, Filipina dan Indonesia (Poso). Memang sejak banyak warga Malaysia, Indonesia dan Filipina yang berangkat ke Suriah untuk bergaung dengan IS, beberapa sudah kembali ke negaranya masing-masing. Menurut penulis, merekalah yang sebaiknya di monitor lebih ketat oleh intelijen Malaysia.

Menarik yang dikatakan oleh Ahmed Ban, seorang peneliti Mesir setelah serangan Paris, "Negara Islam tidak perlu mengirim pejuang ke Eropa karena dapat dengan mudah menemukan kolaborator terorisme lokal di kalangan pemuda dan orang lain yang tidak puas dengan kehidupan mereka di sana," katanya.   Ban adalah mantan pemimpin senior Ikhwanul Muslimin, organisasi fundamentalis Islam yang didirikan di Mesir. Nah, bukankah kasusnya akan sama apabila diterapkan di Malaysia.

Kebocoran informasi intelijen yang ditayangkan  harian online menyebutkan  bahwa Abu Sayyaf dan ISIS sudah memiliki delapan pelaku bom bunuh diri di Sabah dan 10 jihadis di Kuala Lumpur. Informasi ini yang perlu di dalami lebih lanjut. Sudah terdapat homegrown terrorism di Malaysia, apakah demikian?

Menurut penulis, informasi kemungkinan serangan teror atau bom bunuh diri atau penembakan bunuh diri seperti di Paris Jumat lalu bisa saja terjadi dalam dua hari ini. Penulis masih terur meneliti sebua rangkaian proksi yang menghantam Malaysia dan belum dapat terbuka dengan gamblang. Kasus hilangnya MH-370 yang menurut penulis adalah tindakan teror, kasus MH-17 juga serangan clandestine terhadap Malaysia Airlines dan terakhir pengungkapan kasus korupsi dari PM Najib. Jelas ketiganya bisa merupakan rangkaian, sangat memungkinkan target utamanya adalah PM Najib.

3361

Malaysia kini Menyiagakan Polisi dan Militer dalam rangka Pengamanan KTT Asean di Kuala Lumpur (Foto : theguardian.com)

Nah, itulah beberapa pemikiran penulis menanggapi informasi adanya ancaman serangan teror dalam pelaksanaan KTT Asean ke-27. Dengan dasar diatas, bisa saja aksi teror tidak dilakukan di tempat KTT dilaksanakan, karena jelas pengamanannya akan sangat ketat, tetapi aksi teror walaupun dilakukan di tempat lain di Kuala Lumpur, paling tidak akan memunculkanbukti bahwa eksistensi teroris masih ada. Walaupun penulis mengharap ancaman dapat dinetralisir oleh badan intelijen Malaysia, dalam dua hari ini kita akan was-was, KL saat ini mejadi target sangat bagus dalam berita serangan teror, gaungnya akan bergulung ke semua belahan dunia. Semoga bermanfaat.

Penulis : Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan, Analis Intelijen www.ramalanintelijen.net

Artikel Terkait :

-Conditioning Untuk Melengserkan PM Malaysia Najib Razak, http://ramalanintelijen.net/?p=9944

-Malaysia Airlines Korban Serangan “Clandestine Proxy War”, http://ramalanintelijen.net/?p=9675.

-Setelah 2 Boeing 777 Celaka, Kemudian 2 Airbus 320, Terasa Bau Teror Semakin Menyengat, http://ramalanintelijen.net/?p=9587

-Dalami Keganjilan Air Asia di Juanda Disitu Awal Musibah QZ8501,  http://ramalanintelijen.net/?p=9404

 -MH370 dan MH17 Adalah Dua Pesan Teror Terhadap Malaysia, Adakah Pesan Ketiga?  http://ramalanintelijen.net/?p=9261

 -Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Menyatakan CIA Menutupi Masalah MAS MH370,  http://ramalanintelijen.net/?p=8404

 -Skenario Desepsi MH370 dan Alasan Ke Samudera Hindia,  http://ramalanintelijen.net/?p=8264

-Ayman al-Zawahiri Pengganti Osama Perintahkan Serang AS,  http://ramalanintelijen.net/?p=7431

               
This entry was posted in Hankam. Bookmark the permalink.