INDONESIA MELEWATI FASE AWAL PENYEBARAN, KINI PADA FASE AKSELERASI MENUJU PUNCAK KURVA

16 April 2020 | 9:11 am | Dilihat : 59

Ada informasi anyar dan menarik dari Dokter Andika Chandra Putra, spesialis paru-paru RS Persahabatan yang disampailan kepada Antara, Rabu (15/4), bahwa Indonesia sudah melewati fase inisiasi (fase awal) dari penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini Indonesia memasuki fase akselerasi yang ditunjukkan dengan laporan kasus baru yang terus meningkat.

Fase selanjutnya adalah fase puncak yaitu laporan kasus tertinggi dibandingkan kasus sebelum maupun sesudahnya, kita kenal sebagai puncak kurva. Setelah itu secara teori kurva akan turun dan landai hingga kasus menjadi zero.

Tetapi menurut Andika, ada yg perlu diwaspadai yaitu munculnya gelombang kedua (second wave), spt kasus di LN. Terjadi penyebaran baru wabah tersebut dari kasus-kasus yang datangnya dari luar (imported case). Pandemi yang sifatnya infeksi, tentu ada risiko reinfeksinya bisa saja terjadi, terang dokter spesialis paru2 ini. Pray mengajak, mari kita berharap dan berdoa semoga kasus akselerasi di Indonesia tidak lama hingga tercapai puncak dan kurva menjadi landai menuju zero case.

Perkembangan Informasi Convid

Pemerintah pada Kamis (16/4) mencatat penambahan 380 kasus positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir, tercatat akumulatif 5.516 pasien yang terkonfirmasi positif.

Angka didapat dari hasil pemeriksaan 33.001 spesimen pasien terduga dan positif Covid-19 di seluruh Indonesia. Sisanya, sebanyak 27.865 spesimen dinyatakan negatif.

Jumlah ODP di seluruh Indonesia 169.446 orang, pasien dalam pengawasan (PDP), 11.873 orang. Dari jumlah pasien positif ada penambahan 102 pasien yang sembuh, total pasien sembuh 548 orang. Pasien meninggal dunia 29 , akumulatif yg meninggal dunia 498 orang. Jumlah yang sembuh kini melewati angka kematian yang sebelumnya lebih banyak.

Khusus DKI Jakarta sebagai episenter penyebaran covid, sebaiknya mendapat perhatian ekstra. Misalnya, hingga 16 April, dari kasus positif, pasien akumulatif meninggal dunia 248 orang, masih lebih banyak dibandingkan 202 pasien yang sembuh. Data nasional, mereka yang sembuh perhari ini lebih besar dari yang meninggal.

Sebanyak 1.601 pasien di DKI masih menjalani perawatan, 619 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing. Terdapat 882 orang yang masih menunggu hasil tes terkait Covid-19.

Tercatat ada 2.465 warga kategori pasien dalam pengawasan (PDP). Dari jumlah itu, 1.167 masih dirawat dan 1.298 lainnya sudah dinyatakan sehat.

Sebelumnya Yurianto menjelaskan, masa inkubasi virus corona di Indonesia selama lima sampai enam hari, lebih cepat dibandingkan rata-rata yang menyebutkan 14 hari. Semoga bermanfaat, Pray Old Soldier.

Penulis :  Marsda Pur Prayitno Wongsodidjojo Ramelan, www.ramalanintelijen.net

This entry was posted in Hankam, Sosbud, Umum. Bookmark the permalink.