Waspadai Kemungkinan Serangan Teror Terhadap Misi Diplomatik Jepang di Jakarta Pada September

11 September 2015 | 5:36 pm | Dilihat : 794

Dabiq_magazine_ISIS_screenshot

Ancaman Misi Diplomatik Jepang di Jakarta Terdapat pada Dabiq yang di rilis pada 11 September 2015 (Foto: themalaysianinsider.com)

Pemerintah Jepang telah memerintahkan meningkatkan keamanan kedutaannya di seluruh dunia,  terkait munculnya ancaman yang dirilis oleh Islamic State ( dahulu ISIS). Disebutkan bahwa ancaman ditayangkan pada  edisi terbaru majalah Dabiq online, melalui twitter pada tanggal 11 September 2015.  Dabiq merupakan majalah berbahasa Inggris yang menjadi sarana propaganda kelompok Islamic State/ISIS. Majalah yang mengambil nama dari kota kecil Suriah, Dabiq, tersebut diluncurkan pada tahun 2014.

Kelompok Jihadis mengeluarkan ancaman luas  terhadap 70  crusader nations (negara pasukan salib) dan apostate armies ( tentara-tentara murtad)  di Indonesia, Malaysia dan Bosnia-Herzegovina sebagai bagian dari ancaman yang lebih luas di dunia.

"Apa, misalnya, mencegah (jihadis)  dari penargetan ... masyarakat di Dearborn, Michigan, Los Angeles, dan New York City? Atau menargetkan misi diplomatik Panama di Jakarta, Doha, Dubai dan? Atau menargetkan misi diplomatik Jepang di Bosnia , Malaysia, dan Indonesia? Atau menargetkan diplomat Saudi di Tirana, Albania, Sarajevo, Bosnia, dan Pristina, Kosovo? "

Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga kepada wartawan di Tokyo hari ini menyatakan bahwa  pemerintah akan meningkatkan keamanan hampir pada 200 misi diplomatik Jepang di seluruh dunia. "Kami menyadari (ancaman) dan, bekerjasama dengan negara-negara tuan rumah, pengetatan keamanan," katanya. Dia tidak merinci langkah-langkah apa yang diambil.

Sementara Erika Nakano, juru bicara Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, mengatakan gedung yang dijaga ketat sudah memiliki "pengamanan yang sangat ketat" dan pelayanan akan berjalan seperti biasa. Nakano menyatakan, "We are okay and we have a good relationship with the Jakarta police, that's all I can tell you," tegasnya.

Dalam video yang dirilis pada bulan Januari, militan Negara Islam mengatakan mereka telah memenggal koresponden perang asal Jepang Kenji Goto, seminggu setelah kelompok ini juga mengaku bertanggung jawab atas kematian teman dari Goto,  Haruna Yukawa, seorang kontraktor. Pemenggalan terjadi  setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjanjikan bantuan dana bagi pengungsi yang melarikan diri dari daerah yang dikendalikan jihadis Islamic State di Suriah dan Irak.

Langkah itu diambil pemerintah Jepang sekitar delapan bulan setelah IS mengaku telah memenggal dua sandera tersebut di Suriah, di tengah kecemasan di dalam negeri Jepang terhadap Undang-undang  yang akan datang, dimana para  kritikus khawatir UU tersebut bisa menyeret Jepang dalam perang di luar negeri.

Teori Kemungkinan Serangan

Timbul pertanyaan, seberapa besar kemungkinan misi diplomatik Jepang atau Panama atau negara lain diserang di Jakarta?

Dari fakta  intelijen yang berlaku,  kemungkinan serangan mungkin saja terjadi, terutama setelah Dabiq mengeluarkan pernyataan pada edisinya tanggal 11 September 2015 ini (issue-11).

Fakta lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa para teroris Al Qaeda maupun Islamic State meyakini firman Allah pada Al Qur'an, dalam melakukan aksi jihadnya dan meyakini apabila melakukan jihad serangan pada bulan-bulan tertentu, mereka akan masuk surga. Seorang pakar intelijen menyebutkan bahwa yang  termasuk al-Asyhur al-Hurum (bulan-bulan haram) adalah Dhul Qa'dah (16/8/2015 - 15/9/2015), Dhul Hijjah (15/9-2015 - 25/10/2015) dan Muharram (25/10/2015 - 24/11/2015). Juga bulan Rajab termasuk bulan yang istimewa (April-Mei 2015). Disebutkan bahwa Allah mengistimewakan bulan-bulan tersebut dan menjadikan bulan-bulan pilihan di antara seluruh bulan yang ada.

Disebutkan, Allah berfirman, "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram,,,(Qs, at-Taubah:36).

Apabila diperhatikan, dalam beberapa serangan teror besar terjadi antara  bulan Agustus s/d November. Sebagai contoh misalnya peristiwa serangan WTC di AS terjadi pada tanggal 9 September 2001, Bom Bali-I pada 12 Oktober 2002, Bom Kedubes Australia terjadi pada tanggal 9 September 2004, Bom Bali-2 tanggal 1 Oktober 2005, Bom pada Gereja Bethel Injil di Solo tanggal 25 September 2011.

Ancaman yang dikeluarkan Islamic State bukanlah sekedar ancaman, tetapi dengan aksi teror mereka yang  terkenal demikian meluas dan kejam, dikaitkan dengan adanya geliat IS di Indonesia, sebaiknya memang harus diwaspadai. Ada dua target terpilih mereka yaitu Jepang dan Panama, karena itu dari beberapa pengalaman serangan bisa ditujukan kepada simbol-simbol diplomatik kedua negara tersebut, ataupun target terpilih lainnya.

1312006bom-rakitan-solo780x390

Suasana saat Tim Densus menemukan bom rakitan di Solo (Foto: kompas.com)

Suatu hal yang positif dari kontra teror di Indonesia, baik BIN maupun Densus 88 telah lebih mampu melakukan mapping sel-sel teror di Indonesia. Kasus terakhir telah dilakukan penangkapan jaringan teroris IS di Solo, dimana pada hari Rabu (12/8), tiga terduga teroris ditangkap Densus 88. Mereka adalah Ibadurahman (19) warga Semanggi RT 06 RW 04 Pasar Kliwon Solo, Yus Karman (31) warga Semanggi RT 05 RW 03 Pasar Kliwon Solo, dan Sugiyanto alias Gento (35) warga Semanggi RT 06 RW 05 Pasar Kliwon Solo.

Dari penelusuran Densus, ketiganya berperan sebagai perakit bom, mengatur aktivitas kelompoknya yang berhubungan dengan jaringan Islamic State/ISIS di Suriah, mengetahui cara perakitan bom dan ikut membuat handaknya.

Polisi menyita barang bukti 25 liter asam nitrat, selain sejumlah barang bukti lain berupa 21 buah switching lengkap dengan bahan berdaya ledak rendah dan beberapa bendara ISIS serta baju ISIS dari empat lokasi berbeda yang digeledah.

Berdasarkan keterangan para terduga teroris, terungkap bahwa mereka sedang bersiap meledakkan beberapa tempat yakni Kuil Budha Kepunton karena berkaitan dengan isu Rohingnya, Polsek Pasar Kliwon dan polisi di wilayah Surakarta serta gereja-gereja di Surakarta. Apakah keterangan para pelaku tersebut benar? Belum tentu juga. Bukan tidak mungkin ancaman teror Islamic State akan dilakukan oleh "home grown terrorism" yaitu pembentukan sel-sel teroris di Indonesia.

Nah, dengan fakta serta analisis diatas, nampaknya aparat keamanan sebaiknya lebih ketat dalam melakukan pengamanan intelijen terhadap kemungkinan serangan. Aksi teror kini pada beberapa negara justru tidak dilakukan dengan model bom, tetapi penyerangan bersenjata lebih popular dikalangan mereka. Menurut mantan Deputi Penindakan BNPT Irjen Pol Tito Karnavian (kini Kapolda Metro Jaya), beberapa bulan lalu ditemukan bom di mall ITC, Depok berupa Bom Klorin, yang dikatakannya merupakan tanda tangan dari kelompok teroris Islamic State. Ini juga perlu diwaspadai karena efek akibatnya bisa luas dan sangat berbahaya.

bom itc

Rangkaian Bom Klorin Yang Meledak di Mall ITC Depok (23/2/2015)

Terkait dengan penyebutan ancaman di Indonesia, khususnya di Jakarta, kita berharap, semoga bulan-bulan baik tersebut dimaknai oleh kaum muslimin sebagai bulan bulan untuk berbuat baik dengan sesama umat. Bagi para jihadis semoga dilunakkan hatinya, tidak perlu terpengaruh dengan penyesatan hati yang berasal dari luar negeri.

Menurut penulis, bagi aparat keamanan, yang agak sulit dideteksi apabila rencana serangan terhadap misi diplomatik Jepang dan (mungkin) Panama dilakukan oleh lone wolf (serigala tunggal) yaitu seseorang yang menjadi radikal hanya karena pengaruh media khusus teroris serta kepercayaan terhadap bulan-bulan istimewa. Semoga saja serangan dapat digagalkan dan  tidak terjadi apabila kita siap dalam melakukan monitoring, agar tidak menjadi  September kelabu. Penulis masih mempercayai teman-teman dari Densus dan BIN. Selamat hunting.

Penulis : Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan, Analis Intelijen www.ramalanintelijen.net

Artikel Terkait :

-Antara Bom Depok, Bom Tanah Abang dan POTA Malaysia.  http://ramalanintelijen.net/?p=9610

-Mewaspadai Perkembangan Strategi ISIS di Indonesia,  http://ramalanintelijen.net/?p=9571

 -Ancaman Perkembangan ISIS di Indonesia Sangat Serius,  http://ramalanintelijen.net/?p=8679

-Mabes Polri Bicara Soal Terorisme di Indonesia,  http://ramalanintelijen.net/?p=6878

-Menilai Ancaman Islamic State Terhadap AS, Negara Barat dan Indonesia,  http://ramalanintelijen.net/?p=8965

This entry was posted in Hankam. Bookmark the permalink.