Program Diet Tiga Bulan, Turun 25 Kg, Terasa Sehat

22 December 2014 | 9:06 am | Dilihat : 18641

PicsArt_1419122104237 (4)Sekitar dua bulan yang lalu penulis yang hobinya golf main di Gunung Geulis Golf Club, setelah dua holes, walau menggunakan buggy saat berjalan kearah bola kedua dengkul terasa sakit, dan nafas memburu agak sesak. Gangguan ini terus hingga selesai 18 holes. Kenyamanan golf menjadi hilang, dan setelah main, minum makin banyak demikian juga makan, sop buntut kegemaran menjadi menu utama.

Sesampai di rumah, penulis bertemu dengan anak gadis yang sudah dua minggu tidak bertemu, terlihat ragil yang sudah menikah dan pindah rumah itu kok kurusan dan makin cantik. Dia mengatakan, bahwa dia ikut program diet dan berkonsultasi dengan seorang dokter gizi. Penulis tertarik dan bertanya apakah bisa menurunkan berat badan dalam waktu agak cepat? Dijelaskan oleh anak bahwa dokternya menyusun program diet hanya untuk tiga bulan.

Dengan berat badan 103,5 kilo, penulis diajak anak menemui dokter itu yang praktek di kawasan Kuningan. Penulis ditimbang berat badan, dengan sebuah alat dan kemudian diberitahu berat yang dari gurauan teman-teman golfer sesama ini sebagai PSK (Pria Seratus Kilo), juga alat itu memberi laporan bahwa kelebihan lemak sebanyak 37 kilogram. Untuk metabolisme menurut si dokter (yang masih muda itu), penulis dikatakan seakan-akan usianya 86 tahun (sebenarnya usia penulis 67 tahun). Astaghfirullah, pantas gampang capek dan sesak nafas, rupanya semua alat vital (jantung, paru-paru, hati dan perut dililit lemak.

Dengkul menjadi sakit kalau sedikit naik turun jalan yang sedikit terjal (tangga), kata dokter dengan berat 103,3 kg, kalau berjalan seakan-akan kita menggendong semen satu zak, bisa dibayangkan.

Nah, setelah itu Mas Dokter Gizi memberikan arahan bahwa dietnya berdasarkan program penemuan orang Rusia (pasti dokter juga), yaitu 3 J (Jenis, Jumlah dan Jarak). Artinya dia memberikan program makanan selama tiga bulan yang bervariasi dengan ketentuan Jenis makanan, jumlah makanan yang masuk serta jarak makan (waktu ditetapkan). Ini contoh program yang diberikan kepada penulis (tiap orang jelas berbeda, tergantung hasil pemeriksaan Mas Dokter itu). Karena itu tidak bisa diterapkan oleh setiap orang  mestinya.

Jenis makanan. Yang benar-benar dilarang untuk masuk ke perut adalah Gula (kecuali pemanis), Minyak (goreng-gorengan dilarang total), Mentega, Santan, lemak. Yang boleh, sayuran, buah Pir, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan (darat dan laut), roti gandum. Minum teh dan kopi bebas tanpa gula pasir (gula diet ok). Air putih jelas sangat disarankan.

Waktu dan Jumlah  makan. Waktu makan sangat ketat, program penulis ditetapkan olehnya, jam 07.00 (Roti Gandum selembar, boleh dibakar, polos dan boleh dengan sambal botol. Jam 09.30 (dalam dua minggu pertama selingan satu buah Pir), Jam 12.00 makan nasi putih (dua minggu pertama 8 sendok makan), lauk boleh daging, Ikan atau ayam (75 gram) di bakar atau di buat sup  (tapi tanpa minyak, gula , santan dan mentega). Oleh isteri dibuatkan masakan pindang serani (sedap juga). Jam 16.00 dua minggu pertama makan buah Pir (satu), jam 19.00 Makan malam (nasi) dengan lauk sama saat makan siang, jam 21.00 makan roti gandum selembar. Mas Dokter itu juga memberikan dua suplement untuk makan pagi dan siang.

Itulah menu yang dibuatkan untuk penulis, ternyata untuk anak penulis berbeda jumlah dan jenisnya, waktunya sama. Selain itu disampaikan agar penulis melakukan olah raga jalan selama satu jam setiap hari, jalan santai (tanpa pakaian olah raga juga ok), tapi tidak boleh berhenti, harus jalan terus sejam. Penulis kerjakan misalnya kalau malas disekitar rumah, ya jalan-jalan di mall, enak juga dengan melihat-lihat, ditemani isteri. Jalan menurutnya untuk menaikkan kemampuan metabolisme, menurunkan ketuaan yang dari 86 agar dibawah 67 tahun sesuai usia penulis.

Mas Dokter itu menekankan agar penulis ketat dalam waktu makan, tidak boleh kurang atau lebih dari 10 menit. Juga jenis dan jumlah makanan harus ketat, tidak boleh dilanggar. Menurutnya program diet penemuan dokter Rusia itu hanya tiga bulan, harus disiplin ketat, rigid, bila melanggar ada resiko kegagalan (tidak maksimal).

Hasil yang Diperoleh

Setelah melakukan diet pada dua minggu pertama (tiap dua minggu kontrol), berat badan penulis turun 4 kg (sudah dibawah seratus kilo), dalam dua minggu kedua ternyata kurang sukses hanya turun 2 kg. Dokter bertanya ada yang salah, tidak disiplin dan ada yang dilanggar pastinya. Ternyata isteri yang kasihan melihat perjuangan penulis dalam program tersebut, suka menambah jumlah nasi, yang dua minggu kedua seharusnya hanya 7 (siang) dan 6 (malam) tetap diberikan 8 sendok, Juga ukuran daging timbangannya dinaikkan. Juga kadang waktu makan agak meleset.

Nah, dalam dua minggu ketiga penulis lebih ketat mengukur jumlah dan waktu makan. Ternyata setelah konsul ketiga penurunan signifikan kembali 4 kg. Jadi dalam satu bulan setengah penulis telah turun 10 kg. Penulis bertanya bagaimana mencapai 25 kg dalam tiga bulan? Dia mengatakan bahwa dalam enam minggu perut penulis sudah dilatih makan dengan jumlah tertentu. Ternyata benar, suatu saat penulis mencoba makan agak banyak dan terasa tidak enak di perut.

Mas Dokter itu mengatakan, bapak hanya perlu mengikuti program ini hanya tiga bulan saja, setelah itu bebas. Program penulis akan selesai awal Februari 2015. Penulis percaya itu, karena kini nafsu ingin makan enak mulai hilang, setelah merasakan betapa nikmatnya menjalani hidup dengan tubuh yang sehat, ringan, Alhamdulillah. Jadi kesimpulannya penulis ingin tetap sehat di usia senja, itu intinya, bukan ingin kurus.

Saat ini dengan turunnya berat badan sepuluh kilo, badan lebih terasa enak, perut mengecil, nafas tidak lagi memburu, langkah lebih ringan, dan golf lebih jago. Drive lebih jauh, lebih presisi (tidak terganjal perut soalnya). Baju-baju yang selama ini sempit kembali bisa dipakai. Persoalannya hanya celana menjadi kebesaran, beli baru atau di vermak.

Saran

Penulis pernah mencoba, melakukan beberapa diet yang berasal dari saran teman, misalnya jangan makan alam, jangan minum pakai gula, makan sehari sekali saja. Pokoknya macam-macam cara, ya tetap saja badan gemuk dan perut gendut, bahkan karena terlalu besar sampai disebut "gondot."

Penulis menyarankan bagi yang mau menguruskan badan, mengecilkan perut, tidak perlu dioperasi lemak di perutnya, atau makan pil anti nafsu makan, makan sekali  sehari dan lainnya minum misalnya. Nanti badan anda bisa-bisa akan kekurangan gizi, bisa gampang sakit, penyakitan, tidak sehat. Jelas yang mengetahui kondisi tubuh kita adalah dokter ahli gizi. Kita jangan berbuat sesuatu terhadap tubuh kita tanpa menguasai pengetahuan tentang kesehatan gizi.

Diet dengan cara penulis nampaknya ringan, tetapi akan terasa berat tanpa suatu motivasi yang kuat, harus sangat kuat. Sementara, makan bukan untuk nikmatnya, dan kapan saja boleh makan, ngemil, tempe goreng, tahu pong dengan cabe rawit, semua sementara harus dilupakan. Disiplin pribadi, itulah intinya. Dua teman penulis yang ikut program ini baru dua minggu sudah menyerah, tidak kuat dengan godaan makan enak.

Tulisan ini penulis sampaikan bukan untuk mengiklankan seseorang atau sesuatu yang pasti benar. Setiap program dokter bisa saja berbeda. Ini hanyalah upaya penulis berbagi kebahagiaan, karena lepas dari sebuah tekanan dan bahkan ancaman kegemukan yang jelas sangat berbahaya. Intinya mari kita jaga kesehatan dengan sepenuh hati, karena berapapun kekayaan anda, dan kehebatan anda, kalau tidak sehat ya percuma kan?

Penulis sertakan beberapa artikel dari laman klikdokter.com (sebagai pembanding dan penambah wawasan kita). Semoga bermanfaat, maaf kalau ada yang tidak pas dalam artikel ini, penulis hanyalah pelaku. Artikel ini bukan sebagai pegangan, hanya penyampaian pengalaman pribadi, jadi kalau anda mau diet sebaiknya konsul ke dokter ahli gizi. Hanya berbagi saja niatnya. Semoga bermanfaat.

Penulis : Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan, www.ramalanintelijen.net

Artikel terkait :

-Perlukah Menurunkan Berat Badan? http://klikdokter.com/rubrikspesialis/gizi/berat-badan/perlukah-menurunkan-berat-badan

-Cara Menurunkan Berat Badan, http://www.klikdokter.com/rubrikspesialis/gizi/semua-pertanyaan/64892-cara-menurunkan-berat-badan

-Ingin Menguruskan Badan, http://klikdokter.com/tanyadokter/masalah-kulit/ingin-menguruskan-badan

This entry was posted in Umum. Bookmark the permalink.