Boeing 777 Malaysia Airlines Flight MH17 Jatuh Ditembak di Udara Ukraina

18 July 2014 | 3:56 am | Dilihat : 1826

[google-translator]

mh17

Reruntuhan Pesawat Boeing Malaysia Airlines MH17 (sumber foto : AP)

Sebuah kejadian mengejutkan kembali melanda pesawat Malaysia Airlines jenis Boeing 777, dimana setelah raibnya MA flight MH370, kini pesawat sejenis flight number MH17 telah jatuh hancur di atas udara Ukraina. Pesawat naas itu jatuh di Ukraina Timur pada hari Kamis (17/7/2014) dengan 295 penumpang, termasuk 15 crew pesawat. Dari beberapa informasi, diperkirakan pesawat telah ditembak jatuh oleh peluru kendali anti pesawat darat ke udara. RTeruntuhan tersebar seluas sembilan mil, menunjukkan pesawat telah meledak di udara sebelum jatuh.

Menurut kantor berita Reuter, pesawat jatuh di atas desa Torez, sekitar 25 km sebelah timur dari kota Donetsk dan dalam wilayah yang dikuasai pemberontak separatis pro-Rusia dari Ukraina bagian Timur. Pemerintah Ukraina dan pemberontak yang pro Rusia telah saling menuduh tentang siapa yang menembak pesawat tersebut yang sedang dalam penerbangan reguler dari Amsterdam ke Kuala Lumpur.

Konfirmasi awal dari hilangnya pesawat itu datang dari Najmuddin Abdullah, yang bekerja di kantor pers Malaysia Airlines . "Kami kehilangan kontak dengan Flight MH17 di Ukraina," katanya. FlightAware melaporkan ,"The plane was on its usual flight path and did not appear to have deviated from previous routes used by MH17 in any significant way."

Presiden Ukraina membuat pernyataan bukan Ukraina yang menembak, dikatakannya "We do not exclude that this plane was shot down, and we stress that the Armed Forces of Ukraine did not take action against any airborne targets." Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina menuliskan dalam laman Face Booknya, mengatakan bahwa menyalahkan pemberontak telah menembak pesawat itu. Sementara juru bicara pemberontak telah menyangkal tuduhan itu.

Presiden AS, Barack Obama menyatakan kejadian ini adalah "terible tragedy" dan menyatakan rasa berduka kepada  keluarga dari 23 warga AS yang menjadi korban. Obama kemudian  melangsungkan pembicaraan telpon dengan Presiden Rusia Putin untuk membahas jatuhnya pesawat Malaysia itu, dia mendapat laporan bahwa pesawat jatuh diperbatasan Rusia-Ukraina. Dalam percakapan, yang  membahas sanksi AS terhadap Rusia atas keterlibatannya di Ukraina. Pernyataan Gedung Putih menyebutkan,  Presiden Obama menekankan,  "bukti nyata bahwa Rusia secara signifikan meningkatkan pemberian senjata berat untuk separatis di Ukraina."

Perdana Menteri David Cameron mengatakan: "Saya terkejut dan sedih oleh bencana pesawat udara Malaysia. Dia akan mengadakan pertemuan untuk membahas masalah tersebut, dan mengecek berapa warga Ingris yang on board di pesawat itu. Cameron mengatakan bahwa Rusia  perlu mendapat sangsi lebih keras karena kejadian sebelumnya dalam membantu pemberontak,  pesawat tempur Rusia menembak jatuh pesawat tempur Ukraina.

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Harachenco menyebutkan mendapat laporan bahwa pemberontak telah mengeser peluru kendali BU (SA-17) dari  Torez kearah Sneyzone. Dia mengatakan bahwa rudal itu telah diberikan dari Putin kepada pemberontak. Kantor berita Rusia Interfax memberitakan pernyataan Serhiy Kavtaradze, anggota dewan keamanan pemberontak yang mengatakan,  "Pesawat itu ditembak jatuh oleh sisi Ukraina," katanya.  . "Kami tidak punya sistem pertahanan udara seperti itu." Dia mengatakan pemberontak hanya mempunyai rudal panggul yang memiliki jarak tembak hanya 3.000 hingga 4.000 meter," sedang jet penumpang itu terbang sangat tinggi.

Andrei Purgin, wakil perdana menteri pertama dari Donetsk Republik Rakyat yang memproklamirkan diri dari Ukraina, mengatakan Malaysia Airlines Boeing 777 bisa saja ditembak oleh  militer Ukraina. Saat itu sedang terjadi kontak senjata sengit di wilayah dimana pesawat Boeing tersebut lewat.

Associated Press melaporkan bahwa sebuah peluncur serupa SA-17 terlihat oleh wartawan dekat kota Ukraina timur Snizhne Kamis pagi. Sistem rudal dengan sandi NATO  Buk tersebut dapat menembakkan rudal hingga ketinggian 22.000 meter (72.000 kaki), kata AP.  Pihak berwenang Ukraina mengatakan hari Kamis (14/7/2014)  bahwa pesawat tempur AU Ukraina jenis Sukhoi-25 telah ditembak jatuh oleh rudal udara-ke-udara dari pesawat Rusia Rabu malam. Hal ini membuktikan bahwa Rusia sangat serius mendukung pemberontak.

Washington Post melaporkan bahwa dari beberapa kasus penembakan pesawat penumpang oleh militer terjadi empat kali, selama 36 tahun terakhir. Sebuah pesawat Korean Airlines yang menyimpang dalam penerbangan di atas udara Uni Soviet telah jatuh ditembak oleh jet tempur Soviet pada tahun 1978 dan terpaksa melakukan pendaratan darurat, dua dari 97 penumpang tewas. Selain itu pesawat  Korean Airlines ditembak jatuh oleh sebuah rudal udara-ke-udara dalam pelanggaran wilayah penerbangan di atas wilayah Soviet pada tahun 1983, semua 269 orang di dalamnya tewas.

Pada tahun 1988, sebuah kapal US Navy (AL Amerika)  menembak jatuh sebuah pesawat pesawat penumpang jet  Iran  di atas Teluk Persia, menewaskan semua 290 orang di dalamnya. Kasus MH17 ini adalah kejadian keempat, penembakan pesawat dengan senjata militer (rudal).

Kasus penembakan MH17 kini merupakan tragedi kedua bagi perusahaan penerbangan Malaysia Airlines, setelah kejadian lenyapnya pesawat serupa, Boeing 777 Flight Number MH370 tanggal 8 Maret 2014  dalam rute penerbangan KL-Beijing. Yang tidak dimengerti, apakah tidak ada pemberitahuan dengan adanya konflik bersenjata disebuah wilayah yang melibatkan senjata berat dan pesawat tempur. Satu hari sebelumnya pesawat tempur Ukraina Sukhoi 25 telah ditembak jatuh oleh pesawat tempur Rusia.

Karena konflik seperti yang dikatakan juru bicara pemberontak terjadi sangat serius, mestinya perusahaan penerbangan lebih hati-hati dan menghindari wilayah konflik. Bisa saja para pemberontak yang melakukan penembakan dengan peluru kendali SA-17 (BUK series), karena satu hari sebelumnya mereka diserang oleh pesawat tempur Ukraina. Karena bukan militer profesional, maka sangat besar kemungkinan mereka mengira MH17 adalah pesawat penyerang, karena itu langsung ditembak tanpa dilakukan cross check. Ataukah mereka hanya diperalat untuk menembak?

Flightradar24 melaporkan seluruh maskapai penerbangan menyusun kembali rute terbangnya, dengan tidak melintas di atas kawasan tempur pasukan Ukraina dan separatis Republik Rakyat Donetsk. A Notice to Airmen (NOTAM) juga telah menginformasikan maskapai AS untuk tidak terbang di atas udara Ukraina. Virgin, Transero, dan Lufthansa, adalah tiga dari sekian puluh maskapai yang mengumumkan akan menyusun ulang rute penerbangannya, dengan menghindari wilayah tempur Ukraina. Sedangkan FAA sejak April 2014 telah menginstruksikan maskapai AS untuk menghindari wilayah ini.

Buk sistem rudal adalah sistem rudal permukaan-ke-udara yang pertama kali dikembangkan di Uni Soviet dan terus diproduksi oleh Rusia. BUK dengan tipe SA-17 dirancang untuk menembak rudal jelajah,  pesawat, helikopter dan jarak pendek rudal balistik. Dikembangkan oleh perusahaan Moscow Almaz-Antey, diduga telah digunakan selama perang Rusia dengan Georgia di wilayah Ossetia Selatan pada tahun 2008.

Terdapat dua model Buk peluncur - the Buk-M1-2 dan Buk-M2E. Buk-M1-2,  kisaran target  hingga 25km (82.000 ft) dirancang untuk pertahanan udara saat ini dan masa depan berkecepatan tinggi manuver taktis. Sementara itu, Buk-M2E dirancang untuk menghancurkan target taktis dan strategis, pesawat, helikopter, rudal jelajah.

misteri MH370

Buku hasil artikel-artikel membahas MH370 (Gramedia)

Dengan demikian maka, Malaysia Airlines sebagai flag carrier Malaysia akan menjadi lebih tertekan lagi dengan dua kasus berurutan. Yang menjadi perhatian penulis kini adalah, MH370 raib dengan kesimpulan pembajakan dan sengaja dihilangkan, kemudian mengapa kini kejadian menimpa pesawat serupa (Boeing 777) ? Ini sebuah pertanyaan menggelitik, apakah ada hubungan diantara keduanya? Kalau iya, siapakah aktor dibelakang ini semua?

Yang satu menghilang karena kasus pembajakan, yang satu lagi ditembak pemberontak yang menurut pemerintah Ukraina masuk kelompok teroris. Apakah teroris dibelakang ini semua? Apakah targetnya pemerintah Malaysia atau targetnya justru Boeing perusahaan Amerika Serikat? Mengapa pesawat lain tidak mereka tembak? Nah semuanya secara perlahan menurut penulis akan terkuak, indikasi serta fakta sudah dua, hanya kemana arahnya, itulah yang penulis sedang renungkan dan lengkapi datanya.

Penulis : Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan, www.ramalanintelijen.net

Artikel terkait :

-Skenario Desepsi MH370 dan Alasan Ke Samudera Hindia,  http://ramalanintelijen.net/?p=8264

-Setelah 911 (NineOneOne), MH370 adalah 811 (EightOneOne)?,   http://ramalanintelijen.net/?p=8257

-Penyelidikan MH370 ditingkatkan Menjadi "Criminal Investigation" , http://ramalanintelijen.net/?p=8245

-If the Mystery (MH370) Solvable, We will Solve it,  http://ramalanintelijen.net/?p=8222

-Kasus MH370, Sebuah Pelajaran Berharga Bagi Indonesia,  http://ramalanintelijen.net/?p=8208

-Simulator Capt Zaharie Bisa Menjadi Alat Merekrut Pembajak   http://ramalanintelijen.net/?p=8199

-Perkembangan Pencarian MH370, Masih Adakah Harapan?,  http://ramalanintelijen.net/?p=8186

-Gangguan Ramalan Intelijen, MH370, Metro TV dan TV One,   http://ramalanintelijen.net/?p=8165

-Fadli Sadama Teroris Pelarian Tanjung Gusta ditangkap di Malaysia,  http://ramalanintelijen.net/?p=7783

-Ayman al-Zawahiri Pengganti Osama Perintahkan Serang AS,  http://ramalanintelijen.net/?p=7431

-Amerika Kembali Diancam Al-Qaeda, termasuk di Jakarta?,  http://ramalanintelijen.net/?p=7184

-Ada Kemungkinan Boeing-777 Malaysia Airlines Korban Terorisme,   http://ramalanintelijen.net/?p=8158

This entry was posted in Kedirgantaraan. Bookmark the permalink.