Simulator Capt Zaharie Bisa Menjadi Alat Merekrut Pembajak

26 March 2014 | 12:22 pm | Dilihat : 1401

peta-pesawat-malaysia-airlines1

Rute penerbangan MH370 (Sumber : airinfo.com)

Pengumuman PM Malaysia Najib tentang akhir perjalanan pesawat MAS MH370 yang raib sejak 8 Maret 2014 merupakan keputusan kritis dari Malaysia. Najib pada tanggal 24 Maret 2014 menyatakan bahwa MH370 telah terbang menyusuri koridor selatan dan berakhir di bagian selatan Samudera Hindia kira-kira 2.500 km sebelah Barat kota Perth. Dengan pengumuman ini jelas pemerintah Malaysia mengharapkan menurunkan tekanan psikologis dari keluarga yang menjadi korban dan semakin marah.

Pada intinya PM Najib menyatakan, telah dibriefing oleh wakil-wakil dari Air Accidents Investigation Branch (Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris/AAIB). Mereka menginformasikan kepadanya bahwa Inmarsat, perusahaan Inggris yang menyediakan data satelit yang menunjukkan koridor utara dan selatan, telah melakukan kalkulasi lebih jauh mengenai data tersebut. Dikatakannya, Inmarsat memakai satu jenis analisis yang tidak pernah digunakan sebelumnya dalam penyelidikan semacam ini, mereka berhasil menyingkapkan jalur penerbangan MH370.

"Berdasarkan pada analisis terbaru mereka, Inmarsat dan AAIB telah menyimpulkan bahwa MH370 telah terbang di sepanjang koridor selatan, dan posisi terakhirnya di tengah-tengah Samudera Hindia, sebelah barat Perth (Australia)," kata Najib.

Fakta-Fakta

Penulis sejak menerima berita hilangnya MH370 terus mengikuti day by  day perkembangan informasi baik dari media maupun dari beberapa sumber.

Pesawat MH370  dengan Captain Pilot Zahari Ahmad Shah WN Malaysia (total jam terbang 18.365 jam) yang bergabung di MAS sejak tahun 1981. Untuk Co Pilot adalah Fariq Ab.Hamid, WN Malaysia dengan 2.763 jam terbang. Pesawat dinyatakan pemerintah Malaysia telah dikuasai oleh seseorang dan diterbangkan tidak sesuai rencana KL-Peking/Beijing. Dinyatakan oleh pemerintah Malaysia, bahwa penguasa pesawat mematikan transponder dan sistem komunikasi ACARS.

Pada hari Sabtu (15/3/2014), PM Malaysia Najib Razak menyatakan, "Pihak berwenang Malaysia kembali memfokuskan penyelidikan pada penumpang dan awak pesawat. Bukti-bukti yang ada menunjukkan ada tindakan disengaja (membelokkan) dari dalam pesawat,"katanya.

Pesawat kemudian diterbangkan keketinggian 45.000 feet dan kemudian turun ke ketinggian 23.000 feet. Service ceiling Boeing 777 adalah 43.100 feet dan dibatasi dengan wing critical dan engine critical. Bila pesawat ini terbang lebih dari 43.100 feet, bisa menyebabkan terjadinya high speed stall.

Pesawat diisi bahan bakar hampir penuh (pernyataan Neil Hamsford, pakar penerbangan, Ketua Strategic Aviation Solution dari Australia).

Captain Pilot Zahari memiliki sebuah simulator type X-Plane 10 merupakan produk terbaru dengan sistem operasi terbaru keluaran Microsoft. Menurut salah satu penyelidik Malaysia, X-Plane 10 menarik untuk diteliti karena produk terbaru yang di beli Zahari. Simulator mempunyai kemampuan melakukan beberapa simulasi darurat dan tempur. Beberapa memori simulator diketahui dihapus pada tanggal 3 Februari 2014. Thanos Kontogiannis karyawan Qualcomm (San Diego) membantu membangun simulator seperti yang dimiliki Zahari. Dikatakannya, Zahari meng-upgrade simulatornya agar terasa lebih nyata dengan pengembangan di sektor platform gerakan.

Menurut informasi dari mantan-mantan pejabat TNI AU lihting 70 (Purboyo), sebagai hasil diskusi dengan penerbang Boeing 777  didapat informasi sebagai berikut; Bahwa Boeing 777 tersebut sangat aman, karena setiap engine di-back up oleh 2 electrical power dan general electrical juga di-back up 2 electrical power, jadi terdapat 6 back up. Sistem pengamanan cockpit pintunya anti peluru, untuk membuka pintu memakai sistem remote dengan kode tertentu. yang hanya diketahui oleh pilot dan FA. Pintu dilengkapi dengan monitor khusus, sehingga pilot tahu siapa yang akan masuk ke cockpit. Di cabin banyak tersedia alat komunikasi dengan pilot, sehingga apabila ada hal yang aneh, FA bisa menghubungi pilot.

Pergerakan pesawat setelah berputar arah sejak IGARY waypoint, menuju ke Barat (VAMPY waypoint) berbelok ke utara ke GIVAL waypoint kemudian menuju ke Barat Daya (Reuter report; Projected flight path of MH370 based on military radar after it disappeared from civilian radar).

Sekitar dua jam sebelum terbang, Capt Zahari telah menerima tilpon dari seorang wanita selama dua menit (merupakan tilpon terakhir). Setelah ditelusuri oleh pihak kepolisian, ternyata itu sebuah tilpon pra bayar yang dibeli dengan identitas palsu oleh seorang wanita. Peraturan Malaysia ketat memberlakukan pembelian tilpon pra bayar sebagai tindak lanjut  pengamanan terkait serangan teroris 911 yang meruntuhkan WTC.

Analisis

Dari beberapa fakta tersebut diatas, pemerintah Malaysia nampaknya lebih cenderung menyatakan bahwa telah terjadi pembajakan (penguasaan) pesawat. Pihak kepolisisn Malaysia sementara ini tetap berpegang kepada empat kemungkinan yaitu pembajakan, sabotase, masalah personal dan psikologis. Dengan bantuan Interpol keseluruhan penumpang (227) telah dicek dan dinyatakan aman. Dengan demikian maka kemungkinan pelaku pembajakan adalah awak pesawat itu sendiri.

Meneliti krononogis penerbangan, terlihat setelah pesawat berubah arah, transponder dimatikan, maka penulis beranggapan telah terjadi desepsi (pengelabuan atau penipuan), dimana Otoritas Malaysia menyatakan pesawat hilang. Pilot pesawat nampaknya memang tidak menghendaki penerbangannya diketahui/terlacak.

Selanjutnya, pesawat di ketahui naik hingga keketinggian 45.000 feet. Pada saat itu sesuai dengan ketentuan pabrik Boeing pesawat melampui batasan service ceiling , dan pesawat mengalami stall (kehilangan daya angkat dan jatuh). Pilot yang menerbangkan ternyata mampu melakukan recovery pada ketinggian 23.000 feet. Dalam kondisi high speed stal, maka terjadi ancaman negative G (gravitasi), yang dapat mengakibatkan para penumpang mengalami kondisi "red out." Darah mengalir keras ke kepala dan kondisi akan menjadi sangat buruk, karena pesawat stall sekitar 22.000 feet (7 km). Jelas terjadi negative G, dimana hal ini mengakibatkan pembuluh darah di kepala bisa pecah, darah bisa keluar dari mata, telingan hidung dan mulut. Penumpang atau crew yang tidak siap akan colaps dan bahkan bisa meninggal dunia. Yang menjadi pertanyaan, apakah ini upaya si pilot untuk menguasai sepenuhnya pesawat dari kemungkinan gangguan orang lain?

Pilot yang akhirnya mampu mengendalikan pesawat kemudian melakukan manuver di beberapa reporting points, manuver mirip manuver tempur untuk menghindari kemungkinan pelacakan radar militer Indonesia (di Sumatera). Pilot tersebut jelas sudah mempelajari karakter sistem pertahanan udara Indonesia (Kohanudnas) yang ketat mdalam menghadapi penyusupan black flight.  MH370 yang kini menjadi black flight (pesawat gelap), nampak menjauh dari Aceh, dengan bergeser ke Utara dan kemudian melanjutkan penerbangan ke arah Barat Daya.

Setelah itu tidak diketahui secara pasti kemana ex MH370 itu terbang, dan ternyata sesuai dengan penjejakan satelit Inmarsat, pesawat itu mengarah ke Selatan dan kemudian ke Timur Samudera Hindia, kemudian dijatuhkan di sebelah Barat Perth, Australia (dimasukkan ke laut oleh si pembajak).

Menurut pakemnya, sebuah kejahatan tidaklah akan sempurna. Penyerangan teroris pada peristiwa 911, ternyata terbongkarnya karena bagasi pimpinan penyerang (18 teroris pembajak) tertinggal dan mengandung kertas-kertas yang mengungkap keseluruhan pembajak , motif, petunjuk penting serta latar belakangnya. Dalam waktu 15 hari (27 September 2001), FBI mengeluarkan foto 19 pembajak dan kewarganegaraan (15  Aarab Saudi), 2 Uni Emirat Arab, 1 Mesir (Atta) dan 1 Lebanon. Dari 4 pesawat yang dibajak, 2 berhasil menabrak WTc yang kemudian runtuh, pesawat ketiga menabrak Pentagon, Virginia. Tetapi pesawat keempat gagal mencapai target sasaran di Washington DC karena para penumpang berusaha mengambil alih pesawat yang kemudian jatuh di lapangan dekat Shanksville.

Nah kini nampaknya penyelidikan sebaiknya lebih di fokuskan kearah segala sesuatu terkait dengan Captain Zahari. Sebagai bukti awal menjadi pertanyaan mengapa dia membeli simulator yang cukup canggih itu? Dengan data kemampuan melakukan simulasi keadaan darurat dan tempur, Capt Zahari dapat mensimulasikan keadaan darurat saat pesawat  sengaja di-stall-kan. Ternyata berhasil. Penulis menyimpulkan, apabila dia tidak menetralisir baik penumpang (terutama crew), saat melakukan aksi berbalik arah, kemungkinan dia akan mengalami masalah seperti yang terjadi saat pesawat keempat teroris gagal dan jatuh di Shanksville.

Kasus 911 bisa menjadi acuan, saat penumpang mencoba merebut kembvali kendali pesawat. Dengan demikian, maka baik semua penumpang maupun crew lainnya setelah pesawat dapat di-recovery pada ketinggian 23.000 feet, kemungkinan hanya dia yang tersisa normal, yang lain sudah colaps atau bahkan sudah meninggal. Sudah jelas dia telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi G negative tadi.

Penerbangan selanjutnya dapat dilakukan sesuai dengan apa yang direncanakannya. Melihat fakta-fakta serta kondisi yang berlaku, maka apa yang terjadi dengan ex MH370 merupakan sesuatu yang telah direncanakan dan terstruktur dengan baik. Mission selanjutnya adalah menghilangkan bukti, terutama black box, pesawat diarahkan ke Samudera Hindia di Selatan yang dikenal dalam (antara 3.600-3.850m). Cuaca pada bulan Maret adalah hujan dan terdapat cyclon. Terbukti setelah beberapa hari 6 pesawat intai/patroli maritim canggih (P3 Orion dan Boeing P-8 Poseidon) belum berhasil menemukan secara pasti reruntuhan pesawat tersebut.

Demikian ulasan penulis terkait dengan adanya simulator di rumah Captain Pilot Zahari. Mengenai siapa dibelakang ini semua, penulis masih meyakini, ada bau-bau Al-Qaeda dibelakang mission clandestine ini. Ayman al-Zawahiri, pengganti Osama bin Laden pada peringatan serangan 911 telah mengeluarkan fatwa agar kaum muslim menyerang Amerika Serikat. Wanita dengan identitas palsu penelpon Capt Zahari sebaiknya di dalami, bisa sebagai handler-nya.

Nampaknya kini Malaysia hanya menjadi korban sasaran antara. Dengan data masa lalu, dimana terdapat dua orang Malaysia telah direkrut Al Qaeda. DR Azhari dan Noordin M Top, dua pentolan Al Qaeda yang beroperasi di Indonesia 8 tahun merupakan kader militan yang sukses menyerang simbol-simbol AS di Indonesia, saat itu Indonesia hanya menjadi palagan tempur antara AS versus Teroris. Kini Malaysia nampaknya menjadi palagan tempur selanjutnya. Nampaknya memang si Pilot itu juga telah di rekrut.

Teroris selalu menyerang pada saat tak terduga dan target tak terduga, senyap, menggigit dan mematikan. Yang penulis khawatirkan, apakah simulator Zahiri pernah digunakan untuk melatih penerbang-penerbang kamikaze, data 3 Februari 2014 dari simulator yang dihapus harus dibongkar, termasuk jaringannya. Sebelum black box ditemukan, atau didapatnya bukti-bukti terlibat serta rencana-rencana  jaringan teroris terkait dengan kasus MH370, maka para operator pengguna Boeing 777, sebaiknya lebih mewaspadai, termasuk para pendukung, imigrasi, ground handling, intelijen.

Yang jelas sebelum kasus ini terungkap, akan banyak negara yang gundah dengan strategi mengerikan yang tidak difahami ada apa dibelakang ini semua. Semoga bermanfaat.

Oleh : Marsda (Pur) Prayitno Ramelan, pengamat intelijen, www.ramalanintelijen.net

Artikel Terkait :

-Perkembangan Pencarian MH370, Masih Adakah Harapan?,  http://ramalanintelijen.net/?p=8186

-Gangguan Ramalan Intelijen, MH370, Metro TV dan TV One,  http://ramalanintelijen.net/?p=8165

-Fadli Sadama Teroris Pelarian Tanjung Gusta ditangkap di Malaysia,  http://ramalanintelijen.net/?p=7783

-Ayman al-Zawahiri Pengganti Osama Perintahkan Serang AS,  http://ramalanintelijen.net/?p=7431

-Amerika Kembali Diancam Al-Qaeda, termasuk di Jakarta?,  http://ramalanintelijen.net/?p=7184

-Ada Kemungkinan Boeing-777 Malaysia Airlines Korban Terorisme, http://ramalanintelijen.net/?p=8158

-Awas, Teroris Dilepas Di Malaysia, http://ramalanintelijen.net/?p=1560

-Al-Qaeda Di Indonesia (Dari Dokumen Noordin),  http://ramalanintelijen.net/?p=1557

[google-translator]

           
This entry was posted in Hankam. Bookmark the permalink.